Gejala dan Ciri Gigantisme yang perlu diketahui

Sebelum kita membahas lebih detail tentang tanda dan gejala gigantisme , kita harus lebih dahulu tau apasih yang mengakibatkan gigantisme dan apa pengertian gigantisme sebenarnya . gigantisme adalah kelainan yang disebabkan oleh berlebihnya produksi hormone pertumbuhan anak yang memberi dampak kepada ukuran tinggi dan berat badanya . Jadi membuat pertumbuhan anak tersebut berbeda dengan orang normal disekitar lingkungannya . tetapi kondisi ini tergolong langka dan terjadi sebelum lempeng pertumbuhan atau epifisis didalam tulang menutup . anaka nak akan mengalami ukurang tinggi dan berat badan diatas rata rata jika sudah terinfeksi gigantisme . Gigantisme sejujurnya tidak mudah dikenali gejalanya dan dianggap sebagai fase pertumbuhan anak yang tidak wajar . Nah , gigantisme memiliki ciri ciri fisik yang bisa dikenali anak secara langsung dan dapat segera disadari oleh orang dewasa bahwa anaknya terkena gigantisme , dilansir dari aodokter berikut cirinya , : 

 sumbergambar :liputan6.com

Hasil gambar untuk gigantisme
  • Memiliki gangguan pola tidur 
  • Sering berkeringat 
  • Mengeluarkan air susu ibu (ASI)
  • Merasakan wajah yang terasa kasar 
  • Jari kaki dan tangan terasa tebal 
  • Dahi dan dagu yang berukuran lebar 
  • Mengalami masa puber yang terlambat 
  • Terdapat telah diantara gigi
  • Tangan dan kaki cenderung berukuran sangat besar dari pada orang normal 
  • Tinggi dan berat badan diatas batas rata rata orang normal 

Itulah beberapa ciri ciri secara fisik yang dapat diketahui jika kita terkena gigantisme , namun gejala yang dialami tergantung dari beberapa tumor pada kelenjar  h ipofisis nya karena keberadaan tumor yang berukuran besar dapat menyebabkan gejala gejala tambahan akibat penekanan pada saraf otak . Gejala tambahan yang dialami oleh penerita gigantisme seperti merasakan sakit kepala , kelelahan , gangguan penglihatan , merasa sering mual , kehilangan pendengaran serta siklus menstruasi yang tidak normal . 

Jika kita sudah membahas ciri dan gejalanya tidak lengkap jika kita tidak membahas bagaimana cara pengobatan atau cara mengatasi gejala pada gigantisme . Seperti yang kita tau bahwa penderita gigantisme ini memiliki tumor pada kelenjar hipofisis terletak dibagian bawah otak . karena kelenjar pitaturi memiliki fungsi terhadap perkembangan seksual , produksi urin , daya imun tubuh , pengendalian suhu dan metabolism pertumbuhan sehingga tumbuhnya tumor pada kelenjar tersebut menyebabkan hormone pertumbuhan secara berlebihan sehingga menyebabkan gigantisme . keberadaan tumor tersebut sangat menganggu pada pertumbuhan tubuh kita . Cara pengoabatan yang paling tepat adalah pergi ke dokter spesialis yang menangani gigantisme karena gigantisme ini termasuk penyakit dalam tubuh sehingga harus mendapat penanganan khusus dari dokter . Dilansir dari aodokter bahwa untuk mendiagnosis gigantisme secara akurat banyak tes yang dilakukan oleh dokter tersebut , seperti 

  1. Melakukan tes darah 

Dalam tes darah ini untuk mengetahui kadar hormone tertentu untuk memastikan adanya gigantisme pada penderita seperti tes hormon pertumbuhan atau growth hormone (GH) dalam tes ini digunakan untuk mengukue kadar GH dalan darah , tes hormone insulunlike growth factor ( IGF-1) untuk mengetahui nilai dalam darah bisa berubah ubah dan untuk menunjukkan bila terjadi kelebihan GH kumulatif dalam 24 jam bukan hanya sementara pada tes ini juga berfungsi untuk memantau pengobatan pasien , tes hormone prolactin (PRL) ini berfungsi untuk menjadi bukti pendukung adanya kelebihan GH atau tumor hipofisis pada penderita gigantisme . dan terakhir tes toleransi glukosa yang tentunya untuk mengetahui kadar glukosa penderita apakag GH tidak akan berkurang atau tetap setelah mengomsumsi glukosa 

  1. Pemindaian 

Disnini ada 2 metode yaitu MRI dan CT Scan yang membedakan keduanya adalah jika MRI lebih memeberikan hasil yang akurat dibandingkan CT scan dan pada MRI tidak bisa mendiagnosis penyebab kelebihan GH sehingga fungsi CT scan adalah mendeteksi tumor pada pankreas adrenal atau ovarium .

Kesehatan

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*